Kepala Bidang Tata Usaha

kalau ingin menemui saya Jangan lupa sebelum mengumpul berkas, periksa dengan teliti terima kasih.

Foto Bareng Kebersamaan

Aduuh, foto Ibu Ani lawan Ibu Nisa kd Kelihatan nah muha nya, kena kita edit beasa.

Direktur RSUD Datu Sanggul Rantau

Pemberian Pengharhaan Kepada Dokter Muda, Terima kasih telah membantu Pasien di RSUD Datu Sanggul Rantau.

Bunda Hj. Wahidah dan Ibu Ani Rohaini

Santai Haja Muha nya Bu,hehe.

Pertemuan ARSADA Tahun 2013

RSUD Datu Sanggul Rantau Kabupaten Tapin Menjadi Tuan Rumah Pertemua ARSADA Tahun 2013.

Rabu, 21 Agustus 2013

RSU Datu Sanggul Buka Klinik Anak Autis



Rumah Sakit Umum Datu Sanggul Kabupaten Tapin membuka klinik tumbuh kembang anak yang diresmikan oleh Istri Bupati Tapin, Hj Ratna Ellyani, Rabu (27/3/2013).
  

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Rumah Sakit Umum Datu Sanggul Kabupaten Tapin membuka klinik tumbuh kembang anak yang diresmikan oleh Istri Bupati Tapin, Hj Ratna Ellyani, Rabu (27/3/2013).
 
Menurut Direktur RS Datu Sanggul Tapin dr Purwoko, klinik tumbuh kembang anak itu bertujuan mengobati atau memulihkan anak balita yang mengalami kelainan mental seperti autis dan anak berkebutuhan khusus.
  
"Penyembuhan di klinik ini tidak pakai obat atau suntikan, tetapi merangsang anak dengan alat-alat peraga," jelas dr Purwoko kepada BPost.
  
Klinik tumbuh kembang anak ini hanya ada dua di Kalsel, yaitu di RSUD Ulin Banjarmasin dan di RS Datu Sanggul Tapin.
  
Jadwal operasional klinik ini setiap Kamis mulai jam 09.00 hingga siang hari.
  
Pada kesempatan itu, Hj Ratna Ellyani mengimbau kepada dokter, bidan dan pihak puskemas supaya menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa pentingnya Air Susu Ibu (ASI) untuk anak dari pada susu formula. 
Sumber: http://banjarmasin.tribunnews.com/2013/03/27/rsu-datu-sanggul-buka-klinik-anak-autis

KABID PELAYANAN

Hj. YULIAN HIGINIE, SKM
KABID PELAYANAN
RSU DATU SANGGUL RANTAU
KABUPATEN TAPIN

KABID KEUANGAN & PROGRAM

RAKHMADI, S, AP
KABID KEUANGAN & PROGRAM
RSU DATU SANGGUL RANTAU
KABUPATEN TAPIN

Selasa, 20 Agustus 2013

DIrektur RSU Datu Sanggul Rantau di Radar Banjarmasin Online

dr. H. PURWOKO, Sp. A
RANTAU – Sejak bulan September 2012 tadi hingga sekarang ada 15 orang dokter muda dari program internship  yang bertugas di Tapin. Dokter muda ini sebagian bertugas di BLUD Datu Sanggul dan sebagian di Puskesmas.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur BLUD Datu Sanggul Rantau dr Purwoko kepada Koran ini. “Program internship dokter Indonesia ini merupakan program baru dalam alur profesi kedokteran di Indonesia. Dan ini sudah menjadi ketentuan dan diterapkan di negara lain sejak berpuluh tahun yang lalu,” ujar Purwoko.
Dibeberkan Purwoko, 10 orang dari dokter muda tersebut ditempatkan di BLUD Datu Sanggul Rantau dan sisanya di Puskesmas Banua Padang dan Tapin Utara. Para dokter muda ini merupakan alumni dari Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya dan Universitas Kristen Dwipayana.
“Dokter program internship ini akan bertugas selama 4 bulan di Puskesmas dan 8 bulan di BLUD Datu Sanggul,” ujar spesialis dokter anak ini.
Dikatakan Purwoko, di rumah sakit terkadang dokter jaga hanya satu orang saja. Sedangkan untuk berjaga setidaknya ada 3 kali jaga dan ada 3 orang dokter. Keberadaan dokter-dokter muda ini selama ini sangat membantu sekali di rumah sakit ini.
Disebutkan Purwoko, program internship ini merupakan proses pemantapan mutu profesi dokter, untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan, secara terintegrasi, komprehensif, mandiri serta menggunakan pendekatan kedokteran keluarga dalam rangka pemahiran dan penyelarasan antara hasil pendidikan dengan praktek di lapangan.
“Program ini juga memberikan kesempatan kepada dokter baru lulus program studi pendidikan dokter berbasis kompetensi untuk menerapkan dan mempraktekkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan dalam rangka penyelarasan antara hasil pendidikan dan praktek di lapangan, menjadi tujuan dari program internship dokter Indonesia ini,” beber Purwoko.
Untuk diketahui, kata Purwoko dengan adanya program ini para dokter dapat memantapkan ilmunya, sesuai dengan kompetensinya sehingga dapat meningkatkan kualitas dokter. Termasuk bisa memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
“Setelah para dokter muda ini selesai dari program internship, mereka baru dapat membuka praktek mandiri,” cetus Purwoko.
Saat ini di rumah sakit, para dokter muda tersebut ada yang membantu di poli gigi, poli umum, dan lain sebagainya. (nti/ij/abj)
sumber : http://www.radarbanjarmasin.co.id/berita/detail/46799/15-dokter-internship-bertugas-di-tapin.html

Sabtu, 17 Agustus 2013

BLUD


“PPK- BLUD merupakan solusi untuk peningkatan kinerja layanan kesehatan terhadap tuntutan masyarakat.”
Demikian disampaikan oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Edy Karim, dalam sambutannya pada saat menghadiri Penyerahan Dokumen Persyaratan Administratif BLUD RSUD Datu Sanggul Rantau Kab. Tapin Provinsi Kalimantan Selatan pada Senin, 5 November 2012 dimana dari Pihak RSUD Datu Sanggul diwakili oleh Direktur RSUD Datu Sanggul Rantau kepada Sekda Kab. Tapin selaku Ketua Tim Penilai Dokumen Persyaratan Administratif BLUD yang disertai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Dokumen Persyaratan Administratif BLUD. Edy Karim mengatakan tujuan dibentuknya RSUD Datu Sanggul Rantau dengan status BLUD untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Tapin. Hal ini perlu kita pahami bersama apabila tujuan ini belum terwujud maka jajaran RSUD Datu Sanggul Rantau perlu mengevaluasi kondisi dimaksud dan melakukan perbaikan sepanjang dalam tanggung jawab RSUD. Selain itu. Kepala Perwakilan BPKP Prov. Kalimantan Selatan juga berpesan kepada RSUD Datu Sanggul Rantau jika nantinya telah ditetapkan sebagai PPK-BLUD RSUD, pihak RSUD Datu Sanggul Rantau harus tetap mendukung Pemerintah Daerah Kab. Tapin dalam mewujudkan targetnya untuk meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas hasil pemeriksaan BPK terutama dalam hal pengelolaan aset.
Pada acara yang bertempat di Aula Kabinet I tersebut dihadiri pula oleh Bupati dan Sekretaris Daerah Kab. Tapin beserta seluruh jajaran Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kab. Tapin.
Dalam sambutannya, Bupati Kab. Tapin menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan atas pendampingan yang diberikan kepada Tim Pokja Penyusunan Dokumen Persyaratan Dokumen Administratif BLUD RSUD Datu Sanggul Rantau selama ini. Bupati menyadari bahwa tanpa peran BPKP dokumen persyaratan administratif BLUD tersebut tidak akan tersusun dengan baik, selain itu Bupati juga mengharapkan agar kerja sama yang sudah terjalin selama ini antara Pemerintah Daerah Kab. Tapin lebih ditingkatkan lagi. Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati berpesan kepada Tim Penilai Dokumen Persyaratan Administratif BLUD agar segera bekerja melaksanakan penilaian terhadap dokumen persyaratan administratif BLUD RSUD Datu Sanggul tersebut.
Pada sesi terakhir dalam acara tersebut, dilakukan pembekalan kepada Tim Penilai Dokumen Persyaratan Administratif BLUD RSUD Datu Sanggul Rantau oleh Adiyanto, Kepala Bidang Akuntan Negara Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan. Tim Penilai tersebut terdiri dari Sekda Kab. Tatpin selaku Ketua dengan anggota yang terdiri atas Kepala Inspektorat, Kepala Dinas PPKAD, Kepala Bappeda, dan Kepala Bagian Hukum Pemerintah Daerah Kab. Tapin. [Humas BPKP KalSel/Arsa, GGH, MS]
Free Backlinks